Salam #Sahabatreligi…
Raha(Humas Muna) – Bertempat di Masjid Nur Ikhlas Foo Kuni Kelurahan Foo Kuni Kabupaten Muna, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muna(Rahman Ngkaali) hadir memberikan sambutan dan membuka secara resmi Kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan Oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiah Kabupaten Muna. Ahad(17/05/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Raya Qurban/ Idul ‘Adha 1447 H/ 2026 M. Dengan Tema” Meneladani Pengorbanan Keluarga Nabi Ibrahim “.
Mengawali Laporannya Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiah Kabupaten Muna(Karim Darma) menyampaikan,
Kegiatan Tabligh Akbar Dzulhijjah ini merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Qurban. Kegiatan ini merupakan kegiatan Nasional dan dilaksanakan diseluruh Wilayah Indonesia. Dengan tujuan untuk memberikan Pencerahan kepada masyarakat tentang Menyikapi Hari Raya Idul Qurban. Dan juga terkait dengan pengelolaan Hewan Qurban Baik itu Pengelolaan Daging dan sebagainya. Yang umumnya terjadi dikalangan Masyarakat. Dan Wahdah Islamiah Kabupaten Muna telah melaksanakan beberapa Program, salah satu nya yaitu Program Pengentasan Buta Baca Al-Qur’an bagi orang Dewasa (Dirosa) dan Program Pendidikan Tarbiyah lainnya.

Dalam sambutannya Kepala Kantor menyampaikan” Kegiatan ini dapat terus berjalan secara masif di kabupaten Muna dan mengapresiasi yang telah memfasilitasi terlaksana nya kegiatan hari ini. Dan berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan ditempat lain. Ia berharap kegiatan ini juga dapat dilaksanakan dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Muna
Literasi Al-Qur’an adalah kemampuan, pemahaman, dan keterampilan seseorang dalam membaca, memahami, menafsirkan, mengamalkan, serta menyebarkan ajaran yang terkandung di dalam Al-Qur’an. Hal ini tidak hanya sebatas lancar membaca huruf Arabnya, tetapi juga mencakup pemahaman makna, kandungan pesan, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Secara rinci, ruang lingkup literasi Al-Qur’an meliputi beberapa aspek utama:
– Aspek Baca Tulis: Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai kaidah tajwid, serta mampu menulis huruf Arab dengan tepat.
– Aspek Pemahaman: Mengerti arti, makna, dan isi kandungan ayat Al-Qur’an, baik secara harfiah maupun makna yang tersirat.
– Aspek Penafsiran: Memahami konteks turunnya ayat, serta mampu menjelaskan makna ayat sesuai dengan kaidah ilmu tafsir yang benar.
– Aspek Pengamalan: Menerapkan nilai-nilai dan ajaran Al-Qur’an dalam perilaku, sikap, dan tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
– Aspek Penyebaran: Mampu menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an kepada orang lain dengan cara yang baik dan benar.
Tujuan utama literasi Al-Qur’an adalah agar Al-Qur’an menjadi panduan hidup, tidak sekadar dibaca sebagai ibadah, tetapi juga dipahami dan dijadikan landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
Agama kita ini diturunkan untuk menjaga 5 hal diantaranya:
1. Menjaga Agama, terkait dengan Aqidah, Akhlak adanya paham2 yang masih menyimpang
2. Masih adanya Fakta kejadian Pembunuhan.
3. Menjaga Akal Pikiran, Pengarus
4. Menjaga Keturunan, melayani terkait dengan syarat dan
5. Menjaga Harta,
Dapat memberi pencerahan dan pencerdasan di kabupaten Muna.
Life Ormas Islam yang dapat membacakan ayat-ayat Alquran dalam Kehidupan khusus nya di Kabupaten Muna, mensucikan Umat ini Agar bisa memahami dan mempelajari ajaran-ajaran Agamanya.
